Skip navigation

Oleh:

Priyono, S.Pt

Alumnus Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Mahasiswa Magister Ilmu Ternak Universitas Diponegoro

Sejak Indonesia menglami krisis multi dimensi sejak tahun 1998, yang diikuti dengan tumbangnya rezim pemerintahan orde baru dan tingginya inflasi. Hal tersebut mengakibatkan harga-harga barang kebutuhan pokok dan kebutuhan produksi menjadi tidak terkendali dan menimbulkan tingginya angka kemiskinan dan pengangguran. Itu terjadi karena banyak pengusaha gulung tikar dan para perusahaan memberhentikan pekerjanya (PHK) secara besar-besaran. Pada masa itu menjadi polemik besar bagi bangsa Indonesia.

Kebangkitan baru yang dipelopori oleh para mahasiswa sebagai “agen of Change” mengantarkan bangsa Indonesia untuk mereformasi disegala bidang. Karena pada pemerintahan orde baru menurut berbagai sumber media masa baik media elektronik dan media cetak menyebutkan bahwa pemerintahan orde baru banyak terjadi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Sudah 11 tahun kita memasuki era reformasi, akan tetapi kita masih melihat berbagai permasalahan yang sampai saat ini masih keteteran untuk mengatasinya. Masalah terbesar yang dihadapi bangsa Indonesia adalah masih tingginya angka kemiskinan. Kemiskinan merupakan permasalahan ekonomi yang saling berkaitan dengan bidang yang lain seperti pendidikan, politik, pertahanan dan kemananan serta bidang-bidang yang lain.

Masalah kemiskinan merupakan PR besar bangsa Indonesia khususnya pada pemerintahan periode berikutnya (2009-2014). Mengapa terjadi kemiskinan?, pertanyaan tersebut umumnya dijawab karena masyarakat banyak yang menganggur, kerja serabutan, tidak memperoleh penghasilan yang layak dan sulitnya mendapatkan pekerjaan.

Jika sebagian besar masyarakat Indenesia memiliki jiwa wirausaha, hal tersebut tentu akan memberikan efek lain pada masalah kemiskinan. Orang yang memiliki jiwa wirausaha merupakan orang yang memiliki potensi untuk berkembang dan berprestasi serta memiliki motivasi untuk maju dengan berbagai resiko yang dihadapi. Manusia yang memiliki jiwa wirausaha dapat kita kenali, beberapa ciri-ciri manusia wirausaha yaitu:

  1. Merupakan “Agen of Change”, seorang pencipta perubahan dengan ide-ide kreatifnya,

  2. Selalu memantau dan mengkaji setiap perubahan pada aspek kegiatan yang sedang dijalani atau kegiatan orang lain,

  3. Menggali pengetahuan dan mengembangkan pengalaman untuk memacu kreatifitas,

  4. Merupakan pakar bagi dirinya sendiri,

  5. Berani mengambil resiko, meskipun diharuskan menjadi pelayan orang lain,

  6. Cenderung mudah jenuh, sehingga selalu merumuskan hal-hal baru yang lebih menarik.

Seorang wirausaha dituntut untuk mampu dan kredibel dibidangnya, sehingga seorang wirausaha dituntut untuk memiliki keterampilan sebagai berikut:

  1. Keterampilan dalam leadership,

  2. Cepat dan tepat dalam mengambil keputusan,

  3. Selalu mempunyai ide-ide cemerlang dan kreatif,

  4. Memiliki kemampuan berorganisasi,

  5. Memiliki jaringan yang luas

  6. Pandai bergaul dengan orang lain.

Berdasarkan beberapa uraian diatas tentang wirausaha, kita jangan mengambil kesimpulan jika sikap wirausaha itu merupakan bakat keturunan, karena sikap dan jiwa wirausaha dapat dilatih. Cara melatih sikap wirausaha dapat kita lakukan dengan cara sering berinteraksi dengan orang-orang yang telah berhasil dalam usaha, meluaskan cakrawala pengetahuan dengan cara sering membaca buku-buku wirausaha dan usahakan sering bergaul dengan para wirausaha. Hal tersebut tentu akan memberikan motivasi bagi kita untuk mengembangkan jiwa wirausaha.

Setelah kita menggali motivasi wirausaha kita, sekarang saatnya menguatkan mental wirausaha. Seorang wirausaha supaya memiliki kemampuan mental wirausaha yang baik adalah:

  1. Berkemauan keras untuk maju,

  2. Memiliki kepercayaan akan kekuatan pribadi,

  3. Ulet dan tekun dalam bekerja,

  4. Memilik pemikiran yang kreatif dan membangun,

  5. Memiliki kejujuran dan tanggung jawab serta memiliki ketahanan fisik yang baik.

Jiwa wirausaha harus dilakukan dari saat ini juga, karena orang yang suka menunda-nunda bukan orang yang memiliki jiwa wirausaha. Let’s do it!.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: